Bisa Dipanen Lebih Cepat, Padi Genjah Dikembangkan di Kelurahan Tanjung Harapan

0
55

Wakil Bupati Nunukan H Hanafiah melakukan Panen bersama padi Genjah dalam rangka memperbanyak benih sumber padi di Kelompok Tani Padaidi Padaelo kerjasama Pemkab Nunukan, Direktorat pembenihan Ditjen TP dan BPTP Balitbangtan Kaltim, yang dilaksanakan di Kelurahan Tanjung Harapan Nunukan, Kamis (17/02).
Padi Genjah merupakan jenis tanaman padi yg cepat berbuah dan cepat panen. Bibit Padi Genjah ini juga salah satu benih padi unggul yang siap untuk mendongkrak pendapatan petani sawah selain petani rumput laut di Kelurahan Tanjung Harapan. Dengan usia panen yg sangat singkat kisaran 75 – 101 hari setelah tanam, dengan perawatan yang mudah dibandingkan dengan padi biasa pada umumnya bisa sampai 120 – 130 hari baru panen, Perbanyakan padi Genjah ini dikembangkan pada llahan sawah seluas hektar, yang terdiri atas 2 hektar jenis Cakra Buana dan 3 Hektar jenis Padjadjaran yang di kelola kelompok tani Padaidi Padaelo Kelurahan Tanjung Harapan kecamatan Nunukan.
Untuk di wilayah Kaltara, pengembangan bibit padi Genjah ini masih di 2 titik, yaitu di Nunukan dan Bulungan. Dengan estimasi bisa ditanam 3 kali dalam setahun apabila sumber air memadai, diharapkan kedepan padi genjah ini dapat memenuhi ketercukupan di Kabupaten Nunukan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Nunukan H Hanafiah mengatakan hasil produksi para petani di Kabupaten Nunukan sampai saat ini belum mampu mewujudkan swasembada beras, masih harus disuplay dari Sulawesi Selatan dan Surabaya. Hal ini bisa saja disebabkan karena hamparan sawah produktif yang belum terlalu luas, atau jumlah petani yang masih banyak yang beralih menjadi petani rumput laut.
” Ada beberapa langkah yang bisa kita lakukan untuk meningkatkan hasil produksi para petani yang pertama adalah upaya ekstensifikasi, yaitu dengan menambah luasan sawah produktif, dan kedua dengan usaha intensifikasi melalui benih, seperti yang dilakukan oleh kelompok tani Padaidi Padaelo,” jelas Wabup.
H. Hanafiah berharap agar para petani tidak meninggalkan sawahnya, mengingat akhir akhir ini harga rumput laut yang sangat mahalnya.
” Saya berharap agar para petani sawah untuk terus bertani, jangan tergiur dengan rumput laut lalu meninggalkan sawahnya, silahkan ikut berumput laut karena itu juga sangat menjanjikan, tapi juga tetap bersawah”, ujar H. Hanafiah
Turut hadir Wakil Ketua DPRD Provinsi Kaltara Andi Hamzah dan Andi Muhammad Akbar MD, Dan Anggota DPRD Provinsi Marli Kamis, Ketua DPRD Nunukan Hj Rahma Leppa beserta Forkopimda, Ketua BPTP Kaltim, Direktur Pembenihan Dirjen TP, Kepala Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Tekhnologi Pertanian, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kaltara.
Acara dilanjutkan dengan dialog dengan para penyuluh, yang kemudian dilanjutkan dengan arahan dari Ketua DPRD Nunukan Hj Rahma Leppa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here